Pasal Wasiat Pada Anak Kecil Kitab Sirojul Wahaj

Nurul Falah-Rusun Petamburan. Dan syaratkan pada urusan anak2 kecil (dalam waisat) bahwa bagi mrk harus ada kuasa yang menjadi walinya..dan tidak boleh memberi wasiat lalu diwasiatkan lagi. (Sabtu Pagi, 7/12/2024, Majelis Talim Al Anshoriyah Kelapa Dua Pengajar Ustadz Bunyamin Muhaammad)
Jika berkata seseorang..aku wasiatkan engkau untuk menjadi penjaga anakku sampai anakku balik atau kalau si Zaid datang..maka jika datang si Zaid maka ia boleh menerima wasiat..tidak boleh mengangkat wasiat disaat sang kakek (ayah pewasiat) masih ada..dan tidak boleh mewasiatkan menikahkah anak laki2nya dengan anak perempuan..
Syarat Wasiat ada lafaz ijab..
Lafazd Wasiat “Aku Wasiatkan..ini dan itu..(boleh dgn syarat waktu)..selama sekian tahun..atau jika si Fulan datang..
Dan Qobul..Saya terima wasiat..
Bagi orang berwasiat dan yang diwasiatkan boleh mencabut atau membatalkan wasiatnya kapan saja..
Jika sianak kecil sudah baligh..membantah kebaikan yang pemegang kepercayaan..selama dalam masa pemeliharaannya..maka yang dimenangkan/diperhatikan bukanlah sianak..tapi pemegang kepercayaan..